Saturday, September 10, 2011

Cara Merawat Mulut dan Gigi Bayi | Tips Perawatan Mulut dan Gigi Anak Bayi

Cara Merawat Mulut dan Gigi BayiPerawatan Mulut dan Gigi Bayi

DI masa awal kehidupan, setiap bulannya, bayi Anda akan mengalami banyak hal baru. Saat kegembiraan dirasakan kala memandang pertumbuhan bayi Anda, para ahli justru semakin semakin khawatir tentang kurangnya perawatan mulut pada balita.

Dalam kebanyakan kasus, bayi biasanya akan mulai tumbuh gigi kala berusia empat sampai sembilan bulan. Anda mungkin tahu kapan bayi mulai tumbuh gigi ketika ia meneteskan air liur lebih banyak daripada biasanya, terus menempatkan jari di mulut berulang kali, dan ingin mengunyah apa saja.

Beberapa hal yang patut diperhatikan dalam merawat mulut & gigi bayi :
1. Gigi pertama yang biasanya muncul adalah dua gigi depan bawah. Gunakan kain lembap untuk membersihkan gusi dan gigi dua kali sehari dengan jari Anda sampai anak berusia sekitar 1 tahun.
2. Ada beberapa merek sikat gigi yang sangat lembut ditujukan khusus untuk bayi. Beli pasta gigi yang tidak mengandung fluoride. Ini aman untuk bayi bahkan jika ia sengaja menelan sebagian pasta gigi.
3. Carilah sikat gigi dengan kepala kecil dan pegangan yang lebih besar yang cocok untuk tangan Anda.
4. Pada saat bayi berusia 1 tahun, jangan lupa untuk menjadwalkan kunjungan ke dokter gigi. Terlebih dengan risiko pembusukan gigi akibat penggunaan botol bayi yang menimbulkan risiko masalah gigi lainnya.
5. Sikat gigi dengan lembut pada bagian luar dan permukaan dalam dua kali sehari dan jangan lupa untuk menyikat lidah juga untuk mengusir bakteri yang menyebabkan bau mulut.
6. Ganti segera sikat gigi segera setelah bulu mulai tidak beraturan.

Cara Merawat Mulut dan Gigi Bayi | Tips Perawatan Mulut dan Gigi Anak Bayi

Bupati Garut Belum Terima Alasan Diky Mundur Sebagai Wakil Bupati

<b>Bupati Garut Belum Terima Alasan Dicky Chandra Mundur Sebagai Wakil Bupati <b/>


Walaupun Bupat Garut Aceng HM Fikri dan Dicky Candra telah melakukan pembicaraan empat mata terkait pengunduran Diky dari jabatan wakil bupati, Aceng mengakui belum bisa menerima alasan pengunduran diri tersebut.

"Saya masih belum terima alasan kemunduran dari wakil bupati, kalau mundurnya sudah jelas diatur dalam undang-undang," ujar Aceng HM Fikri di kantornya, Jalan Patriot, Garut, Jawa Barat, Sabtu (10/9/2011).

Menurut Aceng, Dicky Candra menyampaikan keinginan untuk lebih meningkatkan kebersamaan dalam melakukan pengelolaan pemerintahan Kabupaten Garut.

"Arah pembicaraannya memang ke arah membangunan kebersamaan, namun dia (Dicky-red) tetap pada pendiriannya untuk mundur," ungkap Aceng.

Jika Dicky tetap mundur, Aceng mengakui belum ada rencana apapun. Bahkan dia menolak untuk memberikan komentar. "Jangan paksa saya untuk berkomentar jika Pak Wakil mundur, karena saya sedang berupaya agar Dicky mengurungkan niatnya," tegasnya.

Aceng menambahkan, saat mendengar kabar Dicky akan mengundurkan diri, dia pun sangat kaget dan segera memerintahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut untuk mencari tahu kebenaran informasi tersebut.

"Jujur saya baru mendapatkan informasi dari seseorang bahwa Dicky Candra mau mundur malam Minggu, sebelum besoknya surat penguduran diri tersebut disampaikan kepada DPRD Garut," pungkasnya.

Awas! Pencuci Otak Juga Berkeliaran di FB dan Twitter

<b>Pencuci Otak Mulai Berkeliaran di FB dan Twitter </b> -Kelompok-kelompok yang gemar melakukan pencucian otak kini semakin lihai beraksi. Tidak hanya melalui pertemuan langsung atau face to face, kelompok itu juga mencari target melalui jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.

"Mereka itu sekarang makin lihai. Tidak hanya pendekatan langsung tapi juga lewat jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan juga e-mail-e-mail," kata Ketua Tim Rehabilitasi NII Crisis Center Sukanto saat berbincang dengan detikcom, Rabu (13/4/2011). Crisis Center ini dibuat sebagai sarana informasi tentang maraknya korban KW9 NII.
Karena itu, Sukanto mengimbau agar para pengguna internet lebih waspada. Apalagi  mendadak 'didekati' oleh seseorang yang tidak dikenal.
Anto mengatakan, para pencuci otak ini selalu memakai varian-varian baru untuk mendekati calon korbannya. Namun modus yang digunakan setelah korban merasa tertarik dari tahun ke tahun selalu sama.

"Apa yang diomongkan saat perekrutan selalu sama. Doktrin yang diberikan kepada korban selalu sama," kata Anto yang pernah menjabat sebagai camat di NII. Sekadar diketahui, NII memiliki struktur seperti sebuah negara, yang anggotanya juga memiliki jabatan mulai ketua RT, lurah, camat, hingga presiden.
Anto berharap, dengan adanya kasus Laila Febrianti alias Lian (26) yang diekspose media massa, sepak terjang jaringan pencuci otak itu sedikit terhalangi. Masyarakat juga diharapkan dapat menyerap informasi mengenai bahayanya para pencuci otak ini.

"Dengan diberitakan di media massa, diharapkan masyarakat jadi lebih terbuka mengenai jaringan ini. Jadi bisa lebih waspada jika tiba-tiba menjadi target para pencuci otak," kata Anto.

Kasus ini menjadi perbincangan setelah Laila Febriani, seorang CPNS Kementerian Perhubungan hilang sejak Kamis 7 April lalu. Ibu muda beranak satu itu ditemukan petugas keamanan di Masjid Atta'awun, sebuah masjid terkenal di Puncak, Bogor, pada Jumat 8 April dan dijemput keluarga pada Minggu (10/4). Saat ditemukan Lian linglung dan tidak ingat di mana rumah dan asal usulnya. Lian yang kala itu bercadar menyebut dirinya sebagai Maryam. Saat ini Lian masih dalam tahap penyembuhan dengan menjalani terapi rukiyah dan psikiatri

Monday, July 18, 2011

TIPS NOKIA Cara Memilih HP Nokia Berdasarkan Nama Seri Ponsel Nokia

Foto NOKIA TERBARU PONSEL NOKIA Tips Memilih HP Nokia Berdasarkan Nama Seri Ponsel
Tips Cara Memilih HP Nokia Berdasarkan Nama Seri Ponsel. Nokia mulai mengenalkan standar penamaan bagi jajaran ponsel cerdasnya. Seperti apa skema penamaan itu dan bagaimana calon pengguna bisa menggunakannya untuk panduan memilih Hp Nokia?

Nokia, seperti dikutip dari Nokia Conversation, mulai menggunakan skema standar dalam menggolong-golongkan jajaran ponsel cerdas mereka. Mulai kini, smartphone Nokia akan memiliki empat kategori yang bisa dipilih.

Keempat kategori tersebut adalah C, X, E dan N. Kemudian, setiap seri itu akan diberi nomor urut 1 sampai 9 setelah hurufnya.

Tips-nya sederhana saja, 1 menunjukkan handphone dengan fungsi dan kisaran harga paling rendah. Berturut-turut ini akan meningkat hingga ponsel dengan awalan 9 yang menunjukkan 'kasta tertinggi' dengan fungsi dan harga yang sesuai.

Sedangkan untuk huruf, berikut adalah penjelasan singkatnya:

* Seri C akan menampilkan jajaran ponsel dengan fungsi terbatas pada kemampuan yang paling inti.
* Seri E akan menampilkan jajaran ponsel yang fokusnya pada pengguna bisnis dan produktivitas.
* Seri X adalah ponsel Nokia yang memiliki kegunaan utama pada hiburan dan sosial.
* Seri N akan menjadi ponsel-ponsel Nokia yang paling canggih.


Sehingga, bisa disimpulkan bahwa smartphone Nokia akan berurut dari jajaran C1 hingga N9. Meskipun belum tentu semua kombinasi angka dan huruf akan hadir sebagai produk di pasaran. Beberapa yang sudah diumumkan termasuk Nokia C5, X5 dan X3.

Ingat juga bahwa kategorisasi yang ada di sini hanya berlaku pada jajaran smartphone. Tidak jelas apakah pedoman yang sama bisa digunakan pada jajaran ponsel Nokia non-smartphone.

sumber: www.detik.com

tags: nokia, ponsel nokia, hp terbaru nokia, handphone seri nokia, daftar harga nokia terbaru, cara memilih hp nokia

Monday, July 11, 2011

STANDAR PEMBELAJARAN Standar Pelaksanaan Pembelajaran | Proses Pembelajaran Efektif

STANDAR PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK Standar Pembelajaran | Standar Pelaksanaan Proses Pembelajaran | Persyaratan Pembelajaran

A. Persyaratan Pelaksanaan Proses Pembelajaran
1. Rombongan belajar

Jumlah maksimal peserta didik setiap rombongan belajar adalah:

a. SD/MI : 28 peserta didik
b. SMP/MT : 32 peserta didik
c. SMA/MA : 32 peserta didik
d. SMK/MAK : 32 peserta didik

2. Beban kerja minimal guru

a. beban kerja guru mencakup kegiatan pokok yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, serta melaksanakan tugas tambahan;

b. beban kerja guru sebagaimana dimaksud pada huruf a di atas adalah sekurang-kurangnya 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu.

3. Buku teks pelajaran

a. buku teks pelajaran yang akan digunakan oleh sekolah/madrasah dipilih melalui rapat guru dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah dari buku buku teks pelajaran yang ditetapkan oleh Menteri;

b. rasio buku teks pelajaran untuk peserta didik adalah 1 : 1 per mata pelajaran;

c. selain buku teks pelajaran, guru menggunakan buku panduan guru, buku pengayaan, buku referensi dan sumber belajar lainnya;

d. guru membiasakan peserta didik menggunakan buku-buku dan sumber belajar lain yang ada di perpustakaan sekolah/madrasah.

4. Pengelolaan kelas

a. guru mengatur tempat duduk sesuai dengan karakteristik peserta didik dan
mata pelajaran, serta aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan;

b. volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran harus dapat didengar dengan baik oleh peserta didik;

c. tutur kata guru santun dan dapat dimengerti oleh peserta didik;

d. guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar peserta didik;

e. guru menciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan, keselamatan, dan
kepatuhan pada peraturan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran;

f. guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respons dan hasil belajar peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung;

g. guru menghargai peserta didik tanpa memandang latar belakang agama, suku, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi;

h. guru menghargai pendapat peserta didik;

i. guru memakai pakaian yang sopan, bersih, dan rapi;

j. pada tiap awal semester, guru menyampaikan silabus mata pelajaran yang diampunya; dan

k. guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang dijadwalkan.

B. Pelaksanaan Pembelajaran

Pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari RPP. Pelaksanaan pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup.

1. Kegiatan Pendahuluan

Dalam kegiatan pendahuluan, guru:

a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;

b. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;

c. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai;

d. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti

Pelaksanaan kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

Kegiatan inti menggunakan metode yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran, yang dapat meliputi proses eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi.

a. Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

1) melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;

2) menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;

3) memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;

4) melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan

5) memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

b. Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

1) membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;

2) memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lainlain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

3) memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

4) memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;

5) memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;

6) memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

7) memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;

8 ) memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;

9) memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

c. Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

1) memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,

2) memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,

3) memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,

4) memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:

a) berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengar menggunakan bahasa yang baku dan benar;

b) membantu menyelesaikan masalah;

c) memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;

d) memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;

e) memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

3. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru:

a. bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

b. melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

c. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

d. merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

e. menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

Sumber:

Permendiknas RI No. 41 Tahun 2007

Permendiknas RI No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses Pembelajaran

Standar Pembelajaran, Proses Pembelajaran, Standar Proses Pembelajaran, Standar Pelaksanaan Proses Pembelajaran, Persyaratan Pembelajaran, Pembelajaran Efektif, Peserta Didik

Wednesday, June 8, 2011

CARA AKTIVASI BB INDOSAT Aktifasi Blackberry Mentari IM3 Indosat

DAFTAR BLACKBERRY INDOSAT PAKET BIS Irit Gaul Bisnis Registrasi Cara Aktivasi BB Indosat Aktifasi Blackberry Mentari IM3 Indosat. Panduan Cara Aktivasi BlackBerry Internet Service BIS IndoSAT adalah sebagai berikut.

1. Pelanggan melakukan aktifasi Layanan BlackBerry®

A. BlackBerry® Regular

Datang ke Galeri Indosat terdekat untuk aktivasi Paket BlackBerry untuk Kartu Matrix atau Broadband

B. BlackBerry® On Demand

Pelanggan Kirim SMS ke 889 melalui Kartu Matrix, Matrix Auto, Mentari atau IM3

Cara Aktifasi BB Indosat dengan SMS:

untuk paket BOD mingguan Kirim SMS: BIS1[spasi]Merk[spasi]type BB
untuk paket BOD bulanan Kirim SMS: BIS2[spasi]Merk[spasi]type BB

Contoh:
BIS2 BB 8310
Kirim SMS ke nomor 889

Tunggu sampai Paket BlackBerry® aktif ditandai dengan logo GPRS/EDGE/3G (huruf capital)
Kemudian dianjurkan untuk Hard Reset BlackBerry®nya dengan cara mencabut Baterai dan kemudian dimasukkan kembali dan diaktifkan.

2. Pelanggan melakukan aktifasi account di BlackBerry® Web Client

Browsing ke www.indosat.blackberry.com
Pilih menu ”Create New Account”
Kemudian akan muncul halaman “Terms and Conditions”
Klik pada “I have read and understand the Legal Terms and Conditions”
Klik “I Agree”
Masukan PIN dan IMEI BlackBerry® anda dan Klik Continue

Cara mengetahui PIN dan IMEI anda pada handset BlackBerry®
• Masuk ke Menu Option
• Masuk ke Menu Status

Cara mengetahui PIN dan IMEI anda pada handset NON BlackBerry dapat dilihat pada info devicenya infonya (System BlackBerry)

Masukan Username dan password yang dikehendaki dan kemudian ketik NEXT
Masukan Email account yang ingin di synchronize dengan BlackBerry.
Masukan Username untuk email pada @indosat.blackberry.com (optional)
Kemudian klik NEXT
mail anda sudah ter registrasi.
Untuk menambahkan email lain klik SET UP ACCOUNT
Masukkan alamat email anda dan password kemudian klik NEXT
Untuk memasukkan email lain dilakukan dengan cara yang sama.
Daftar email yang telah dimasukkan akan terlihat di “valid email account”
Untuk melakukan perubahan baik menghapus email, edit informasi dapat dilakukan dengan cara klik pada menu Edit di sebelah kanan dari setiap list email account.
Anda dapat melakukan perubahan “sender from” dan signature dari setiap email account anda
Setelah selesai setting email, klik menu Service Books pada list menu di sebelah kiri.
Klik Send Service books untuk mensinkronisasi semua setting account BlackBerry® pada handset.
* Setelah selesai, silahkan LOG OUT account dan tunggu beberapa menit sampai email mulai masuk ke handset BlackBerry®.

BlackBerry® anda siap digunakan.

sumber: www.BerryIndo.com

TIPS BLACKBERRY 10 Tips Blackberry Terbaik User BB Wajib Tahu.

Cara Aktivasi BB Indosat, Aktifasi Blackberry Mentari IM3 Indosat, Panduan Cara Aktivasi BlackBerry, Cara Mengaktifasi Internet Service BIS IndoSAT Mentari IM3, Cara Daftar Blackberry Indosat, Tip Daftar BB Mentari Indosat XL Telkomsel

Sunday, June 5, 2011

TIPS FACEBOOK CARA BUAT GROUP FACEBOOK Bikin Group Facebook FB

TRIK CARA MEMBUAT GROUP FACEBOOK CEPAT DAN MUDAH Tips Facebook - Tips cara membuat Group Facebook FB | Trik membikin group Facebook. Mungkin banyak yang belum tau bagaimana cara membuat group facebook. Goup ini sangat baik untuk mengorganisir sekelompok orang yang memiliki kesamaan baik dari segi hoby pergaulan, maupun dari sisi pekerjaan. Nah langsung saja ya ke tutorialnya, udah gak sabaran ingin bikin facebook group kan ? Begini caranya:

Cara buat Facebook Group adalah seperti ini.
1. Login ke account Facebook anda.

2. Di pojok sebelah kiri bawah. Klik Aplikasi dan pilih aplikasi Group. Maka anda akan masuk pada halaman Group.

Foto Cara BuatGroup Facebook
Bikin new Group di Facebook

3. Cari "Create a New Group" dan klik.

Tips Cara Membuat Group Facebook FB Bikin Group di Facebook
Create new Group di Facebook

4. Silahkan isikan informasi tentang Group anda di kotak yang telah disediakan. Setelah itu klik Create Group. Beres.

Create new Group di Facebook

MENGEMBALIKAN TAMPILAN FACEBOOK Layout Facebook Setting FB Ulang - Pingin tahu cara mengembalikan tampilan background facebook

Demikian cara buat new Group di Facebook. Tips mudah cara membuat group facebook bikin group facebook FB

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...